Sekda Sergai Tegaskan Pentingnya Pelestarian Lingkungan: Saatnya Kita Mulai dari Diri Sendiri!
Baru-baru ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Serdang Bedagai (Sekda Sergai), Suwanto Nasution, lagi-lagi mengingatkan kita semua soal betapa krusialnya pelestarian lingkungan. Dalam rapat koordinasi virtual monitoring Gerakan Indonesia Asri pada 13 Februari 2026, beliau tegas bilang bahwa menjaga kebersihan dan lingkungan bukan cuma tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama.

“Kita mengetahui bersama bahwa kebersihan merupakan bagian dari budaya hidup sehat dan cerminan kualitas pelayanan publik. Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat,” kata Suwanto.

Pemkab Sergai pun komitmen kuat mendukung upaya ini, dengan kolaborasi antar dinas dan laporan rutin untuk evaluasi. Pernyataan ini bikin kita mikir: kalau pemimpin daerah sudah serius, masa kita sebagai warga biasa diam saja? Pelestarian lingkungan memang sedang jadi topik panas, apalagi dengan isu perubahan iklim yang semakin nyata. Yuk, kita bahas lebih dalam kenapa ini penting dan apa yang bisa kita lakukan sehari-hari.

Apa Sebenarnya Pelestarian Lingkungan Itu?

Sederhana saja, pelestarian lingkungan adalah upaya kita untuk menjaga alam tetap seimbang dan sustainable. Bukan cuma soal tanam pohon atau buang sampah pada tempatnya, tapi juga mengurangi polusi, hemat energi, dan melindungi biodiversitas.

Bayangin kalau kita cuek, alam yang kasih kita udara bersih, air, dan makanan bisa rusak parah. Di Indonesia, dengan ribuan pulau dan hutan tropis, kita punya tanggung jawab besar. Sergai sendiri, dengan pantai-pantai indahnya, bisa jadi contoh bagus kalau semua pihak kompak.

Sekda Sergai menekankan mulai dari lingkungan terdekat: kantor, rumah, dan keseharian. Ini pendekatan yang realistis banget, karena perubahan besar sering dimulai dari hal kecil.

Dampak Nyata Jika Kita Abai Terhadap Pelestarian Lingkungan

Kamu pernah dengar banjir bandang, kekeringan, atau kabut asap? Itu sebagian akibat kerusakan lingkungan. Di Sumatera Utara, termasuk Sergai, abrasi pantai dan pencemaran sungai sudah jadi masalah sehari-hari.

Data dari Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan Indonesia kehilangan ribuan hektar hutan setiap tahun. Akibatnya? Banjir lebih sering, udara kotor, dan spesies hewan punah. Belum lagi pemanasan global yang bikin cuaca ekstrem.

Di level lokal, seperti yang disorot Sekda Sergai, kebersihan buruk bisa sebabkan penyakit seperti diare atau demam berdarah. Bayangkan kalau lingkungan sekitar rumah kotor – nyaman nggak sih hidupnya? Ini bukan cerita jauh, tapi realita yang bisa kita ubah kalau bertindak sekarang.

Manfaat Pelestarian Lingkungan untuk Kehidupan Kita

Sebaliknya, kalau kita serius pelestarian lingkungan, manfaatnya luar biasa. Udara lebih segar, air lebih bersih, dan kesehatan kita meningkat. Anak-anak bisa main di taman tanpa khawatir polusi.

Ekonominya juga untung. Di Sergai, pantai bersih bisa tarik wisatawan lebih banyak, buka lapangan kerja. Secara global, lingkungan hijau bantu kurangi biaya kesehatan dan bencana alam.

Stres juga berkurang lho, kalau sering keliling alam asri. Penelitian bilang, hidup dekat pepohonan bikin kita lebih bahagia dan produktif. Jadi, ini investasi untuk generasi mendatang.

Langkah Praktis Pelestarian Lingkungan di Keseharian

Nah, bagian yang paling seru: apa yang bisa kita lakukan? Sekda Sergai sudah kasih instruksi ke OPD-nya, tapi kita sebagai individu juga bisa ikut. Ini beberapa tips mudah yang bisa langsung dipraktikkan:

  • Kurangi plastik sekali pakai — Bawa tas belanja sendiri, pakai botol minum reusable. Sampah plastik di laut sudah gila-gilaan, lho.
  • Pilah sampah — Organik dan anorganik dipisah. Banyak komunitas yang bisa daur ulang sampahmu.
  • Hemat air dan listrik — Matikan keran saat gosok gigi, cabut charger kalau nggak dipakai.
  • Tanam pohon — Di halaman rumah atau ikut acara tanam mangrove. Di daerah pantai seperti Sergai, mangrove super penting buat cegah abrasi.
  • Gunakan transportasi umum — Atau bersepeda kalau dekat. Kurangi emisi karbon dari kendaraan pribadi.

Mulai dari rumah dulu, seperti yang dibilang Sekda. Ajak keluarga, tetangga, biar jadi gerakan bersama.

Gerakan Indonesia Asri: Inisiatif Nasional yang Didukung Sergai

Gerakan Indonesia Asri yang lagi dimonitor ini adalah program keren dari Kemendagri untuk bikin daerah-daerah lebih bersih dan hijau. Fokusnya tingkatkan partisipasi masyarakat, bukan cuma andalkan pemerintah.

Pemkab Sergai, melalui Sekda Suwanto, langsung tancap gas. Mereka janji perkuat kolaborasi antar dinas dan laporan rutin. Ini contoh bagus bagaimana daerah lokal dukung program nasional.

Di tempat lain, seperti aksi bersih pantai atau tanam pohon massal, sudah banyak sukses. Kalau semua daerah ikut, Indonesia bisa jadi negara asri beneran.

Peran Masyarakat dalam Mendukung Pelestarian Lingkungan

Pemerintah sudah gerak, tapi tanpa kita, sulit berhasil. Di Sergai, misalnya, masyarakat bisa ikut patroli pantai atau edukasi anak-anak soal lingkungan di sekolah.

Banyak komunitas muda yang lagi gencar, seperti clean up river atau zero waste lifestyle. Kamu bisa gabung atau mulai yang kecil di RT/RW. Ingat, perubahan datang dari bawah.

Seperti kata Sekda: mulai dari diri sendiri. Satu orang saja bisa inspirasi banyak orang lain.

Kesimpulan: Yuk, Bertindak Sekarang untuk Pelestarian Lingkungan!

Pernyataan Sekda Sergai soal pentingnya pelestarian lingkungan adalah pengingat kuat bahwa ini urusan kita semua. Dari kebersihan sehari-hari sampai dukung program besar seperti Gerakan Indonesia Asri, setiap langkah berarti.

Jangan tunggu besok – mulai hari ini, buang sampah pada tempatnya, hemat energi, atau tanam satu pohon. Bersama, kita bisa bikin Indonesia, termasuk Sergai, lebih hijau dan nyaman untuk anak cucu.

Kamu sudah mulai apa hari ini? Share di komentar yuk, biar saling inspirasi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *