Sean Gelael di Asian Le Mans Series Dubai: Preview Aksi GT3 di Dubai Autodrome 2026

Penggemar balap Indonesia menantikan aksi Sean Gelael di Asian Le Mans Series Dubai. Ronde ketiga dan keempat musim 2025/2026 berlangsung 31 Januari dan 1 Februari 2026 di Dubai Autodrome. Sean membela AF Corse dengan Ferrari 296 GT3 nomor 51 di kelas GT bersama Davide Rigon dan Charly Samani.

Asian Le Mans Series (AsLMS) menjadi ajang ketahanan bergengsi yang menghubungkan Asia dengan jalur menuju FIA World Endurance Championship (WEC) dan European Le Mans Series (ELMS). Musim ini menampilkan 48 entri rekor di kelas LMP2, LMP3, dan GT3. Sean, pembalap Indonesia berpengalaman, kembali ke GT3 setelah sukses sebelumnya di LMP2. Partisipasinya di Dubai membawa harapan besar bagi motorsport Tanah Air, didukung BNI sebagai sponsor utama.

Dubai Autodrome menawarkan tantangan unik dengan trek panjang 5,39 km, tikungan cepat, dan kondisi cuaca gurun yang ekstrem. Sean harus memaksimalkan setup mobil serta strategi pit stop dalam balapan 4 jam. Performa di Sepang Desember 2025 menjadi benchmark penting sebelum menghadapi kompetitor kuat dari Eropa dan Asia.

Sejarah Asian Le Mans Series dan Perkembangannya

Asian Le Mans Series dimulai sebagai seri feeder ACO sejak 2009. Seri ini fokus pada prototipe dan GT3 dengan format double-header di sirkuit Asia dan Timur Tengah. Musim 2025/2026 memperkenalkan generasi ketiga mobil LMP3 (Ligier JS P325 dan Duqueine D09) serta memperluas entri GT3 hingga 22 mobil.

LMP2 menggunakan Oreca 07-Gibson yang dominan. LMP3 lebih terjangkau untuk tim baru. GT3 mempertarungkan pabrikan seperti Ferrari, Porsche, Mercedes-AMG, Chevrolet Corvette, BMW, Aston Martin, dan McLaren. Sirkuit Dubai dan Abu Dhabi rutin masuk kalender sejak beberapa musim terakhir karena fasilitas modern dan popularitas di Timur Tengah.

Sepang membuka musim dengan dua balapan 4 jam pada 13-14 Desember 2025. Dubai menyusul sebagai ronde penting sebelum penutup di Yas Marina. Format ini menguji konsistensi tim dan driver endurance yang harus bergantian mengemudi dengan stint 60-90 menit.

Profil Sean Gelael dan Perjalanan Karirnya

Sean Gelael lahir 1 November 1996 di Jakarta. Ia memulai karir karting sebelum naik ke formula dan endurance. Debut AsLMS terjadi pada paruh musim 2015-2016 bersama tim Jota Sport di LMP2. Hasilnya impresif: posisi kedua dan kelima di Dubai, serta dua kemenangan di Abu Dhabi yang mengamankan runner-up klasemen.

Pada 2021, Sean kembali ke LMP2 dengan JOTA dan meraih dua kemenangan di Abu Dhabi bersama Stoffel Vandoorne serta Tom Blomqvist. Ia finis kedua keseluruhan. Pengalaman ini membuka jalan ke WEC dan Le Mans 24 Hours. Di musim 2023-2024, ia mencoba GT dengan Project 1 Motorsport sebelum kembali ke AsLMS 2025/2026 bersama AF Corse di kelas GT.

Sean dikenal sebagai driver serba bisa dengan kekuatan di manajemen ban dan ritme pace panjang. Kolaborasinya dengan tim Italia AF Corse membawa akses ke Ferrari 296 GT3 resmi. Dukungan BNI memperkuat persiapan fisik dan logistiknya menuju Dubai.

Rekor Sean di Asian Le Mans Series Sebelumnya, Termasuk di Dubai

Sean memiliki catatan gemilang di Dubai Autodrome. Pada debut 2016, ia menyelesaikan balapan dengan podium dan poin maksimal di Abu Dhabi. Pengalaman tersebut membentuk pemahamannya tentang trek yang menuntut handling presisi dan manajemen energi.

Di musim-musim berikutnya, Sean sering bersaing di papan atas LMP2. Kemenangan 2021 menegaskan kemampuannya mengendalikan mobil prototipe selama 4 jam. Transisi ke GT3 memerlukan adaptasi baru karena bobot lebih ringan dan aerodinamika berbeda. Namun, skill endurance-nya tetap relevan.

Di Sepang pembuka musim 2025/2026, #51 AF Corse finis di posisi tengah-atas GT meski tantangan setup awal. Data ini menjadi modal krusial untuk optimasi di Dubai, di mana grip ban Michelin dan suhu trek sering berubah drastis.

Kalender Musim 2025/2026 dan Peran Sean di Dubai

Kalender resmi mencakup enam balapan 4 jam: dua di Sepang (13-14 Des 2025), dua di Dubai Autodrome (31 Jan-1 Feb 2026), dan dua di Yas Marina (7-8 Feb 2026). Sean berpartisipasi minimal di ronde 1-3 atau hingga 4 dengan #51 Ferrari 296 GT3 AF Corse. Teammates tetap Davide Rigon (factory driver Ferrari) dan Charly Samani.

Berdasarkan standings sementara setelah ronde awal, kelas GT dipimpin Kessel Racing (#74 Ferrari) dan GetSpeed Performance (Mercedes-AMG). #51 AF Corse masih memburu podium pertama. Ronde Dubai krusial karena trek panjang mendukung strategi overtaking dan manajemen lalu lintas lalu lintas prototipe lebih cepat.

Spesifikasi Event 4 Hours of Dubai 2026

Jadwal lengkap:

  • Free Practice 1: 30 Januari pukul 11:00
  • Free Practice 2: 30 Januari pukul 16:30
  • Qualifying GT/LMP3/LMP2: 31 Januari pagi
  • Race 1: 31 Januari pukul 14:10
  • Race 2: 1 Februari pukul 14:10

Dubai Autodrome memiliki 15 tikungan, straight panjang, dan zona DRS potensial. Trek ini menguji rem, suspensi, dan pendinginan mesin karena suhu tinggi. Balapan mendukung Formula Regional Middle East Trophy dan UAE4 Series.

AF Corse, Ferrari 296 GT3, dan Keunggulannya

AF Corse merupakan tim top ACO dengan gelar WEC dan Le Mans. Ferrari 296 GT3 (3.0L twin-turbo V6, ~600 hp) unggul di downforce tinggi dan stabilitas cornering. Mobil ini kompetitif melawan Porsche 911 GT3 R, Mercedes-AMG GT3 Evo, dan Corvette Z06 GT3.R.

Sean dan tim fokus pada keseimbangan aero, mapping ECU, serta strategi driver change. Pengalaman Rigon di hypercar membantu koordinasi pit dan fuel strategy.

Pesaing Utama di Kelas GT dan Prediksi Performa

Kelas GT Dubai diprediksi sengit dengan 22 mobil. Favorit meliputi:

  • Kessel Racing (#74 Ferrari)
  • GetSpeed Performance (Mercedes)
  • Manthey Racing (Porsche)
  • Vista AF Corse (#54 Ferrari dengan Alessandro Pier Guidi)
  • Team WRT (BMW)

Sean bisa target top-5 jika kualifikasi bagus dan tidak ada incident. Faktor kunci: manajemen lalu lintas saat overtake LMP2 serta ketahanan ban di heat Dubai. Hasil Sepang menunjukkan potensi podium jika setup optimal.

Standings sementara LMP2 dipimpin Cetilar Racing (50 poin), Algarve Pro Racing (36 poin). GT: Kessel 35 poin, GetSpeed 33 poin. Posisi #51 AF Corse masih bisa naik signifikan di ronde Dubai.

Dukungan BNI dan Signifikansi bagi Motorsport Indonesia

BNI mendukung penuh Sean sepanjang musim 2026 melalui AsLMS. Sponsorship ini mencakup persiapan, logistik, dan promosi. Kehadiran Sean menginspirasi generasi muda pembalap Indonesia dan meningkatkan visibilitas brand nasional di kancah internasional.

Motorsport Indonesia semakin berkembang dengan pembalap seperti Sean yang konsisten di seri ACO. Partisipasi di Dubai memperkuat hubungan dengan komunitas Timur Tengah dan Asia.

Cara Menonton dan Mengikuti Aksi Langsung

Tonton live melalui situs resmi asianlemansseries.com atau kanal YouTube Asian Le Mans Series. Jadwal tayang disesuaikan zona waktu Indonesia (UTC+7). Highlight, replay, dan data live tersedia gratis. Ikuti update Instagram @seangp dan akun resmi tim AF Corse untuk behind-the-scenes.

Aplikasi ACO dan platform streaming motorsport juga menyediakan coverage lengkap. Bergabunglah dengan komunitas fan Indonesia untuk diskusi real-time.

Insight Tambahan dan Persiapan Menghadapi Yas Marina

Setelah Dubai, fokus beralih ke Yas Marina yang lebih teknis. Sean perlu menjaga konsistensi poin untuk klasemen akhir. Adaptasi cepat antar trek menjadi kunci sukses endurance racing.

Secara keseluruhan, Dubai menjadi ujian penting bagi #51 AF Corse. Dengan pengalaman Sean dan dukungan solid, peluang naik podium terbuka lebar.

Asian Le Mans Series Sean di Dubai menjanjikan aksi seru. Pantau terus performa Sean Gelael dan tim AF Corse di Dubai Autodrome. Dukung pembalap Indonesia menuju kesuksesan lebih besar di seri ketahanan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *